Fakta Unik Gunung Rinjani
Senin, 30 Maret 2020
Makarma Lombok
Bagikan

Fakta Unik Gunung Rinjani

Di Gunung Rinjani, terdapat Danau kecil bernama Segara Anak yang merupakan danau vulkanik terbesar di dunia.  Danau Segara Anak di Gunung Rinjani berada di ketinggian 2.003 meter di atas permukaan laut (mdpl). Dan terdapat pemandian air hangat dan juga belerang yang tentunya akan merilekskan badan dan menyehatkan. Selain itu suhu tiap-tiap air di kolam berbeda-beda. Suhu harian air permukaan Danau Segara Anak berkisar 20-22 derajat celcius.

 Pemandangan Danau Segara Anak terdapat di mata uang Rp 10.000-an tahun 1998. Tentunya uang tersebut sudah tidak kita temukan lagi. Namun jika anda penasaran anda bisa melihatnya di google.

 Gunung Rinjani sudah pernah meletus sebanyak 10 kali. Tercatat pada tahun 1846, 1884, 1901, 1906, 1909, 1915, 1944, 1994, 2004, dan 2009. Dari kesepuluh letusan tersebut, yang terparah adalah tahun 1944 yang memunculkan banyak gunung kecil di kaki Gunung Batujari.

 

img-1586592760.jpg


Gunung Barujari berada di tengah-tengah Segara Anak yang mengeluarkan sulfur dari kawahnya. Gunung ini pernah menyebabkan terjadinya banjir lahar dingin. Anak Gunung Barujari yang tumbuh di tengah kaldera Gunung Rinjani dikenal para ahli dengan nama Gunung Samalas.

Trek yang dilewati untuk mendaki sangat berat. Dengan 3.726 meter di atas permukaan laut. Namun tidak sebanding dengan keindahan yang diberikan ketika sudah berada di puncak kawah gunung rinjani.

Rinjani berada di persinggungan garis batas Wallace di mana flora dan fauna tipe Asia dan Australia bertemu. Di area sekitar Taman Nasional Gunung Rinjani terdapat sekitar 500 spesies tanaman endemik. Taman nasional yang dikelola Rinjani Tracking Management Board melibatkan warga lokal setempat secara aktif.

Ada stalaktit Goa Susu dan Goa Payung Mas. Gunung yang punya goa kayak gini tentunya cuma ada di Rinjani.


img-1586592798.jpg


Rinjani juga sering disebut sebagai gunung ter-romantis. Hal tersebut karena Rinjani punya spot sunset terbaik di Plawangan Sembalun. Senja, Kopi dan ditemani si dia tentu sangat menyenangkan bukan, ehehe..

Rinjani juga punya Padang Savana Sembalun Lawang. Savana ini merupakan titik mula pendakian ke puncak Rinjani. Di sini juga terdapat bekas jalur aliran lahar dingin.

Di Rinjani kamu juga bisa menemukan berbagai macam air terjun. Kurang lebih ada 20 air terjun yang akan kamu temui selama pendakian.

Gunung Rinjani berhasil menyabet beberapa penghargaan kategori tempat wisata berbasis ekologi dan masyarakat. Penghargaan dunia yang telah diterima Gunung Rinjani yakni 

  • World Legacy Award untuk kategori Destination Stewardship dari Conservation International and National Geographic Traveler pada tahun 2004
  • Tahun 2005 TNGR masuk menjadi 3 besar Tourism for Tommorow Award kategori Destination Award dari World Travel & Tourism Council.
  • Tahun 2007 menjadi finalis Tourism for Tomorrow Award.

Selain serentetan penghargaan itu, Gunung Rinjani menjadi gunung dengan tata kelola terbaik di Asia Tenggara.

Bagi masyarakat sasak (masyarakat lokal), Gunung Rinjani dianggap mempunyai nilai spiritual yang tinggi. Masyarakat sasak begitu menghormati Gunung Rinjani. Sebagai wujud rasa hormatnya, semua rumah warga setempat menghadap ke arah Gunung Rinjani.

Gunung Rinjani juga melambangkan perwujudan kerukunan antar umat beragama. Khususnya umat Hindu Lombok dan Islam Watu Telu. Kedua umat tersebut sangat menyakralkan Danau Segara Anak. Terkadang, umat Islam Watu Telu berdoa di Danau Segara Anak pada saat purnama. Sedangkan bagi umat Hindu, mereka melakukan ritual Mulang Pakelem dengan cara melarungkan persembahan di Danau Segara Anak. Ritual ini bertujuan untuk menyeimbangkan keharmonisan alam semesta.

Rinjani adalah termasuk dalam sevent summits gunung Indonesia. Gunung Rinjani mempunyai tiga jalur pendakian yang paling sering digunakan pendaki; jalur Senaru, jalur Sembalun, dan jalur Torean. Jalur yang paling sering dilewati pendaki adalah jalur senaru.

 

img-1586592834.jpg


Di puncak Gunung Rinjani bisa kita jumpai Bunga Edelweiss. Konon bunga ini tidak bisa rontok dan kerap disebut bunga keabadian. Karena bunga ini tidak akan pernah layu dan mati.

Ada beberapa aturan yang sebaiknya tidak dilakukan para pendaki terkait kearifan lokal yang dipercaya. Yakni, pendaki juga sebaiknya menghindari menyebut beberapa nama hewan yang tidak hidup di gunung, seperti dedupak (kerbau), cecakar (ayam), dan jojak lendang (kambing). Gunung Rinjani dipandang sebagai tempat keramat, tempat segala makhluk halus berdiam. Para jin, seperti halnya manusia, juga melakukan kegiatan ekonomi, seperti berladang.

Warga sekitar Gunung Rinjani masih memiliki beberapa tradisi. Terdapat beberapa tradisi yang masih kerap dilaksanakan yakni upacara Roah Asuhan Gunung yang dilakukan di Kampung Adat Senaru. Selain itu di Kampung Adat Sembalun Bumbung, Lombok Timur, tiap tiga tahun .sekali juga terdapat upacara Ngayu-ayu (rahayu, selamat). Dan di Desa Bayan, Lombok Utara, juga terdapat pesta Gawe Alip dengan tujuan memohon kepada Yang Maha Kuasa agar dunia aman, damai, dan sejahtera. 

Komentar

Belum Ada Komentar

Tambahkan Komentar